spot_img
spot_img
BerandaNewsDiduga Akibat Lapuk, Rumah KK Miskin di Jembrana Roboh

Diduga Akibat Lapuk, Rumah KK Miskin di Jembrana Roboh

 

UPDATEBALI.com, JEMBRANA – Rumah seorang warga KK miskin di Banjar Yeh Mekecir, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan/ Kabupaten Jembrana, Kamis (26/1/2023) roboh. Peristiwa robohnya bangunan rumah semi permanen tersebut diduga karena sudah termakan usia alias lapuk.

Dari pantauan di lokasi, kondisi rumah semi permanen yang berukuran 7×6 tersebut berusia sekitar 70 tahun lebih belum pernah revitalisasi pemilik. Tampak beberapa kayu atap rumah dua kamar tidur tersebut sudah mulai rapuh. Bangunan dinding rumah sebagian besar terbuat dari gedek, hanya bagian bawah saja berdinding bata dengan tinggi sekitar 1 meter dan tembok belakang.

Baca Juga:  Dewan Tabanan Komitmen Kawal Revisi RTRW 

"Ini rumah warisan dari orang tua kami. Dibangun sekitar tahun 1950an," kata pemilik rumah I Nyoman Suarta, ditemui di rumahnya, Jumat (27/1/2023).

Suarta menuturkan, sebelum kejadian ia mendengar bunyi kayu atap rumah mau roboh. Merasa khawatir, Suarta yang bekerja sebagai buruh harian ini, langsung mengajak istri dan anaknya pindah tidur di rumah saudara yang bersebelahan dengan rumahnya.

"Pas malam itu dengar bunyi atap rumah, saya ajak istri sama anak langsung pindah tidur di rumah adik," tuturnya.

Hingga pada Kamis siang (26/1) sekitar pukul 10.30 WITA atap serta tembok rumah bagian belakang ambruk. Beruntung saat itu ia bersama istri tidak berada dalam rumah.

Baca Juga:  Wamen Pertanian Tinjau Vaksinasi Rabies di Tabanan untuk Atasi Penyebaran Penyakit

"Untung saya sudah pindah tidur. Kalau kerugiannya ada sekitar 20 jutaan," imbuhnya.

Mesti saat ini bisa menumpang tinggal dirumah saudara, Suarta dan keluarga sangat berharap, bisa menerima bantuan bedah rumah dari pemerintah.

"Iya astungkara, saya diberikan bantuan bedah rumah dari pemerintah," pungkasnya.

Ditemui di lokasi Klian Banjar Yeh Mekecir Agung Putu Sumantri mengatakan, musibah rumah roboh yang menimpa warganya tersebut sudah ditangani pemerintah kabupaten. Saat ini pihaknya sudah berupaya mengajukan proses permohonan bantuan bedah rumah kepada pemerintah, baik dari dana desa, kabupaten maupun provinsi. 

Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Harga, Desa Pangkung Karung Gelar Pasar Murah

"Dari pihak desa sudah berupaya mengusulkan, mana mana yang nanti bisa terealisasi," jelasnya. 

Selain itu, dari BPBD Jembrana juga sudah langsung melakukan peninjauan ke lokasi bersama beberapa aparat terkait.

"Tadi sudah ditinjau langsung BPBD dan dari dinsos juga sudah datang memberi bantuan awal," pungkasnya.

Dari informasi, selain rumah roboh di Desa Dangin Tukadaya, musibah rumah roboh juga menimpa I Ketut Suarya, warga Banjar Dauh Pasar, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo. (nal/ub)

 

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments