Diduga Cari Barang Berharga, Pelinggih di Pura Puncak Cemara Dibongkar

0
259

 

UPDATEBALI.com, BULELENG – Sejumlah pelinggih yang ada di Pura Puncak Cemara Geseng diduga dibongkar orang tidak dikenal yang baru diketahui, pada Sabtu 25 Maret 2023. Anehnya pelinggih yang dibongkar rata-rata bagian pondasinya saja.

Saat dikonfirmasi, Kelian Banjar Adat Buah Banjah, Desa Lemukih Ketut Arsana menyampaikan rekaman video terkait peristiwa itu baru viral di media sosial, pada Rabu 12 April 2023. Dimana Pura tersebut terletak di perbatasan tiga desa yakni Desa Sudaji, Desa Silangjana, dan Lemukih.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini, Bunda PAUD Kota Denpasar Gelar Bimtek

{bbbanner}

Terkait kerusakan, Arsana menyebut memang rata-rata ada pembongkaran pada bagian pondasi sehingga kuat dugaan, oknum yang melakukan hal tersebut menyasar isi pedagingan yang ditanam sebagai sarana upacara saat awal pembangunan pelinggih, seperti uang kepeng atau logam mulia.

"Yang dibongkar rata-rata bagian pondasi, jadi kemungkinan yang dicari akah pedagingan entah permata, uang kepeng yang dulu di tanam di awal pembangunan palinggih," ucap Kelian Banjar Adat Buah Banjah, Desa Lemukih Ketut Arsana.

Menyikapi hal tersebut, para prajuru (pengurus) Adat dari tiga desa sudah menggelar pertemuan. Dimana sudah ada tiga kesepakatan yang didapat yakni, akan digelar upacara pembersihan dan menghitung kerugian yang ditaksir mencapai Rp 300 Juta, kemudian akan digelar upacara pecaruan dan perebuan, serta terakhir kasus tersebut akan dilaporkan ke Polres Buleleng agar mendapatkan proses hukum.

Baca Juga:  Pemkab Bangli Gelar Bimtek Pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak 

"Sudah sempat kami adakan pertemuan dan ada tiga kesepakatan yang didapat," imbuhnya.

{bbbanner2}

Disisi lain, Kapolsek Sawan Dewa Made Sudiasa membernarkan adanya peristiwa tersebut. Dimana berdasarkan kesepakatan, rencananya warga akan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Buleleng.

"Kejadiannya dilaporkan ke Polres sudah sesuai kesepakatan adat," singkatnya.(dna/ub)