spot_img
spot_img
BerandaOlahragaLionel Messi cs Disambut Super meriah di Argentina

Lionel Messi cs Disambut Super meriah di Argentina

 

UPDATEBALI.com, JAKARTA – Timnas Argentina yang baru saja menjuarai Piala Dunia 2022 tiba di tanah airnya di Argentina pada Selasa (20/12/2022), pagi buta waktu setempat untuk disambut meriah oleh para pendukungnya.

Ribuan pendukung Argentina sudah menunggu mereka di Buenos Aires untuk menyelamati mereka.

Mereka menuju monumen Obelisk yang ikonik di pusat kota Buenos Aires dan akan berparade Selasa tengah hari waktu setempat yang sudah dinyatakan sebagai hari libur nasional.

"Kami akan berada di sini semalaman sampai besok," kata mahasiswa bernama Ayrton Kerdocas kepada AFP.

Baca Juga:  Dua Nelayan Nyaris Tenggelam Dihantam Gelombang saat Melaut di Jembrana 

"Besok kami libur bekerja, kami tak mau melakukan apa-apa dan kami akan langsung menuju Obelisk."

Argentina menang 4-2 lewat adu penalti melawan Prancis dalam final Piala Dunia 2022 setelah seri 3-3 selama 120 menit.

{bbbanner}

Lionel Messi menjadi pemain pertama yang keluar dari pesawat sampai memegang trofi Piala Dunia diiring pelatih Lionel Scaloni tepat di belakangnya.

Kegembiraan sudah terasa sejak Minggu menjelang kedatangan para pemain, sementara resepsi pribadi di suite VIP di bandara diadakan untuk para pemain.

Baca Juga:  Bali United Kantongi Dua Pemain Asing Baru

"Saya datang karena kecintaan saya kepada Argentina. Saya mencintai Messi, saya mencintai seluruh tim," kata Alejandra Diaz (55), seorang guru taman kanak-kanak, kepada AFP di luar bandara.

Tukang las bernama Javier Merina (41) yang pemuja fanatik Messi mengaku datang ke bandara untuk meminta tandatangan Messi.

"Jika tak bisa saya akan ke Rosario, ke Funes (kota asal Messi), siapa tahu saya bisa mendapatkan tanda tangan Messi," kata Merina.

Baca Juga:  Pemilik Rumah Mewah Terbengkalai Jalani Perawatan di RSKD Duren Sawit

Messi (35) akhirnya memahkotai karirnya dengan Piala Dunia setelah mencetak gol dari titik penalti pada babak pertama dan satu lagi pada perpanjangan waktu.

Dia telah mengikuti jejak pendahulunya, Diego Maradona, yang juga menginspirasi negara itu menjuarai Piala Dunia kedua negeri itu di Meksiko pada 1986.

"Saya ingat tahun 86 tetapi kemenangan kemarin jauh lebih emosional dan lebih menegangkan," kata arsitek Ricardo Grunfeld (65). (ub/antara)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments