Jumat, April 26, 2024
BerandaNewsPeragaan Busana Batik WNI Tuai Sambutan Hangat Media Taiwan

Peragaan Busana Batik WNI Tuai Sambutan Hangat Media Taiwan

UPDATEBALI.com, BEIJING – Peragaan busana batik oleh warga negara Indonesia di pusat Kota Taipei menuai sambutan hangat dari media di Taiwan.

Kostum batik yang penuh warna dan elegan dipamerkan di tengah Kota Taipei pada Minggu (2/10) saat masyarakat Indonesia di Taiwan merayakan Hari Batik Nasional, demikian dilaporkan CNA, Senin (3/10/2022).

Kantor berita resmi Taiwan itu menyebutkan bahwa Hari Batik Nasional merupakan festival tahunan untuk menjunjung tinggi karya seni tradisional yang menggunakan teknik pewarnaan lilin dari Indonesia.

CNA melengkapi laporannya dengan menayangkan foto-foto peragaan busana oleh 35 orang, mayoritas dari kalangan pekerja migran Indonesia (PMI).

Baca Juga:  Peduli Kepada Pelayan Masyarakat, Bupati Tabanan Apresiasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Untuk PSN

Para PMI itu mengenakan pakaian tradisional Nusantara dan pakaian dari kain batik yang menggunakan teknik pewarnaan alami.

Peragaan busana menjadi bagian dari The Batik & Ecoprint Festival 2022 yang diselenggarakan Indonesia Diaspora Network (IDN) Taiwan di Taman Nanmen Museum Nasional, Taipei.

Festival itu juga mempersembahkan acara budaya Nusantara, termasuk musik dan tari tradisional, penjualan jajanan khas Nusantara, dan teknik pembuatan batik.

“Festival batik tahunan ini untuk membangun kesadaran terhadap tradisi masyarakat Indonesia,” kata seorang pengurus IDN Taiwan, Kartika Dewi.

Baca Juga:  Konflik Orang Rimba dengan Perkebunan Sawit tak Kunjung Terselesaikan

Kartika mengatakan IDN menyelenggarakan festival tersebut dengan memperlihatkan teknik pembuatan batik yang berbeda setiap tahun.

Tahun ini, pihaknya mengetengahkan batik dengan teknik pewarnaan alami mengingat pentingnya membangun kesadaran akan lingkungan.

“Karena pemanasan global, maka ini saatnya bagi kami peduli terhadap bumi kita. Dengan menggunakan teknik pewarnaan alami, semua bahan dari alam, seperti daun dan kayu. Kami tidak menggunakan bahan kimia,” ucapnya.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Istri Siri di Malang

Pada hari yang sama, juga digelar acara budaya Nusantara di dekat Taipei Main Station untuk memperkenalkan batik kepada 40 peserta dari Taiwan, Korea Selatan, Vietnam, Amerika Serikat, dan Eropa.

Acara yang digelar oleh Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei dan Indosuara tersebut juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mencoba permainan tradisional khas Nusantara, tulis CNA.

Di Taiwan, terdapat sekitar 350.000 WNI. Mayoritas dari mereka merupakan PMI, baik pria maupun wanita, yang bekerja pada sektor formal dan informal. (ub/antara)

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments